prestasi.ipb.ac.id

Unjuk Kualitas di Pilmapres LLDIKTI IV, Mahasiswa IPB University Siap Bersaing di Kancah Nasional

BOGOR – Mahasiswa IPB University kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Wilayah LLDIKTI IV yang diselenggarakan pada Senin, 4 Mei 2026 di Universitas Padjadjaran Kampus Dipati Ukur, delegasi IPB berhasil meraih capaian gemilang di tengah persaingan ketat antar perguruan tinggi. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang tren positif IPB dalam mencetak talenta-talenta muda yang solutif terhadap isu nasional.

IPB University diwakili oleh dua mahasiswa terbaik yang sebelumnya telah lolos seleksi administrasi, yakni Niko Faiz Fahrezi (FEM 60) dan Rino Alfian (SV 60). Keduanya tampil kompetitif dalam rangkaian seleksi yang terdiri dari tiga komponen utama, yaitu presentasi gagasan kreatif untuk jenjang sarjana dan produk inovatif untuk jenjang diploma, wawancara capaian unggulan, serta tes kemampuan bahasa Inggris melalui sesi presentasi dan tanya jawab. Persiapan matang yang telah dilakukan selama berbulan-bulan di bawah bimbingan Direktorat Kemahasiswaan IPB terbukti mampu membentuk mentalitas juara pada diri kedua delegasi tersebut.

Kompetisi ini diikuti oleh total 30 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah LLDIKTI IV, dengan masing-masing 15 peserta untuk jenjang sarjana dan diploma. Seluruh peserta menunjukkan kualitas terbaik mereka dalam aspek akademik, inovasi, serta kemampuan komunikasi. Atmosfer kompetisi terasa sangat intens sejak pagi hari, di mana setiap peserta beradu argumen dan memaparkan visi mereka dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih berkelanjutan melalui bidang ilmu masing-masing.

Dari hasil penilaian akhir, Niko Faiz Fahrezi berhasil meraih predikat Harapan 1 pada kategori sarjana, sementara Rino Alfian sukses meraih Juara 2 pada kategori diploma. Capaian ini menjadi bukti kualitas unggul mahasiswa IPB dalam mengintegrasikan kompetensi akademik dengan kemampuan berpikir kritis dan inovatif. Dewan juri memberikan apresiasi tinggi terhadap orisinalitas gagasan yang dipaparkan oleh delegasi IPB, yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat saat ini.

Keberhasilan ini sekaligus mengantarkan keduanya untuk melanjutkan ke tahap berikutnya, yakni proses pendaftaran awal tingkat nasional yang akan dilaksanakan pada akhir bulan ini, sebelum nantinya bersaing kembali pada tahap seleksi final nasional. Perjalanan menuju puncak nasional tentu akan menuntut dedikasi yang lebih besar, namun dengan dukungan penuh dari civitas akademika, optimisme menyelimuti persiapan tim IPB untuk membawa pulang gelar juara nasional.

Dalam keterangannya, Niko menyampaikan bahwa pengalaman mengikuti Pilmapres memberikan makna yang lebih dari sekadar kompetisi. “Bagi saya, kegiatan ini bukan hanya tentang meraih prestasi, tetapi menjadi ruang untuk lebih mengenal potensi diri. Proses ini juga mengajarkan bagaimana kita tidak hanya berkembang secara personal, tetapi juga mampu membawa dampak dan menginspirasi orang lain,” ujarnya. Niko juga menambahkan bahwa tantangan terbesar selama seleksi adalah menjaga konsistensi antara data ilmiah dengan penyampaian yang persuasif di hadapan publik.

Senada dengan hal tersebut, Rino juga menekankan nilai pembelajaran yang ia peroleh selama mengikuti rangkaian seleksi. “Pilmapres membuka perspektif saya bahwa menjadi mahasiswa berprestasi bukan hanya soal capaian individu, melainkan bagaimana kita bisa berbagi nilai, ide, dan semangat kepada lingkungan sekitar. Ini adalah proses pembelajaran untuk tumbuh bersama dan memberi inspirasi,” ungkapnya. Bagi Rino, produk inovatif yang ia presentasikan bukan sekadar tugas akhir, melainkan solusi nyata yang ia harapkan bisa diimplementasikan secara luas.

Prestasi ini semakin mempertegas posisi IPB University sebagai institusi pendidikan yang konsisten dalam mencetak mahasiswa unggul, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam kepemimpinan, inovasi, dan kemampuan komunikasi. Dukungan sistemik dari kampus melalui berbagai unit pengembangan bakat terbukti efektif dalam memfasilitasi mahasiswa untuk berekspresi secara maksimal di kancah regional maupun nasional.

Diharapkan capaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Keberhasilan Niko dan Rino menjadi pengingat bahwa di balik kerja keras dan ketekunan, selalu ada apresiasi yang menanti. Seluruh warga IPB kini menantikan kiprah mereka selanjutnya di kancah nasional, membawa nama harum almamater menuju puncak prestasi yang lebih tinggi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top