prestasi.ipb.ac.id

Raih Juara 1 ISFO 2026, Mahasiswa IPB University Boyong Hadiah Puluhan Juta di Senayan

BOGOR — Dua mahasiswa IPB University, Athar Ibrahim Toyib dan Zahra Nurul Rizkiyah, berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 pada ajang Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2026 kategori Wirausaha Muda Syariah di Senayan, Jakarta, pada Kamis (24/9). Keberhasilan dua wakil IPB University ini diraih setelah melalui rangkaian seleksi ketat dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Athar dan Zahra menunjukkan keunggulan ide serta strategi bisnis berbasis syariah dengan produk Sortine yang dinilai terbaik oleh dewan juri. Atas pencapaian podium tertinggi tersebut, tim mahasiswa IPB University berhak membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp25.000.000.

Keunggulan utama tim IPB University terletak pada produk dan ide wirausaha bernama Sortine. Sortine dikembangkan dengan memadukan nilai-nilai wirausaha berbasis syariah, seperti keadilan, transparansi, ketiadaan unsur gharar, serta fokus pada kemaslahatan masyarakat luas. Model bisnis Sortine tidak hanya menitikberatkan pada kelayakan finansial dan keuntungan komersial semata, tetapi juga mengintegrasikan pengelolaan usaha yang ramah lingkungan. Usaha ini menekankan pentingnya transparansi transaksi serta keandalan rantai pasok yang selaras dengan kaidah fikih muamalah modern. Ide usaha ini dinilai menjadi angin segar dalam ekosistem industri kreatif dan keuangan syariah nasional yang tengah gencar mencari produk-produk inovatif dari kalangan wirausahawan muda.

Model bisnis Sortine yang digagas oleh Athar dan Zahra juga secara nyata mendukung tercapainya beberapa tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Pertama, Sortine selaras dengan SDG 8 dengan menciptakan peluang kerja baru dan membuka potensi wirausaha berbasis syariah bagi generasi muda di Indonesia. Kedua, usaha ini mendukung SDG 12 dengan konsep operasional Sortine mendorong efisiensi sumber daya serta pola konsumsi dan produksi yang minim dampak negatif terhadap lingkungan. Ketiga, keberadaan bisnis berbasis ekonomi syariah ini turut memperkuat SDG 9 dengan mengedepankan solusi inovatif lokal yang berdaya saing tinggi. Integrasi antara ekonomi syariah dan kelestarian lingkungan hidup ini menjadi nilai tambah utama yang membedakan Sortine dari kompetitor lainnya di ajang ISFO 2026.

Gelaran ISFO 2026 terwujud atas kolaborasi OJK dengan berbagai lembaga keuangan dan organisasi syariah terkemuka. Beberapa pihak yang terlibat di antaranya Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Bank DKI Syariah, Pegadaian Syariah, dan Bank Jakarta. Keterlibatan berbagai institusi ini bertujuan untuk memastikan ide-ide inovatif mahasiswa tidak berhenti sebagai gagasan kompetisi saja, melainkan berpotensi untuk diinkubasi dan dikembangkan secara nyata. Dukungan tersebut menjadi peluang besar bagi usaha Sortine untuk terus berkembang secara berkelanjutan di pasar nasional.

Pihak OJK menyatakan bahwa para pemenang kompetisi Wirausaha Muda Syariah diharapkan dapat berperan aktif sebagai Duta Literasi Keuangan Syariah di tengah masyarakat. Melalui peran ini, mahasiswa diharapkan mampu menyebarluaskan prinsip-prinsip ekonomi syariah yang inklusif, adil, dan ramah lingkungan. Inovasi seperti Sortine membuktikan bahwa generasi muda mampu mengawinkan prinsip syariah dengan tren ekonomi hijau (green economy) secara efektif. Prestasi ini diharapkan mampu memantik motivasi dan semangat mahasiswa lainnya di kampus IPB University untuk terus melahirkan karya-karya inovatif. Capaian ini mempertegas peran IPB University dalam melahirkan wirausahawan muda yang berdampak positif bagi masyarakat, perekonomian nasional, serta keberlanjutan lingkungan hidup.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top