BOGOR, 29 Agustus 2026 Business Case Catalyst (BCC) 2026 resmi memulai rangkaian programnya melalui Day 1 bertajuk “Crack the Business Case with AI” pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Berkolaborasi dengan IPB Prestasi, kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 13.00 WIB di CCR 1.08 ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa IPB University untuk memperkuat kemampuan dalam menghadapi Business Case Competition (BCC), sekaligus mengenalkan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai alat pendukung dalam menganalisis permasalahan bisnis, menggali insight, dan merancang solusi yang lebih kuat.
Business Case Catalyst 2026 merupakan learning program yang dirancang khusus bagi mahasiswa IPB University angkatan 2024 – 2026 untuk mempersiapkan sekaligus mendorong peserta agar lebih siap mengikuti Business Case Competition. Program ini mengintegrasikan pelatihan keterampilan dengan pengalaman praktis melalui penyelesaian kasus dunia nyata bersama klien dari PMW, serta menyediakan sistem tracking kompetisi BCC untuk membantu peserta memantau dan mengembangkan perjalanan mereka dalam mengikuti berbagai kompetisi business case.
Mengawali sesi, peserta diajak untuk memahami lebih dalam bagaimana sebuah business case perlu didekati dan dipecahkan secara sistematis. Melalui tema “Crack the Business Case with AI”, peserta tidak hanya diperkenalkan pada konsep dasar dalam menyelesaikan kasus bisnis, tetapi juga diarahkan untuk melihat bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara strategis dalam proses analisis dan pemecahan masalah.
Sesi ini menghadirkan M. Fadhil Rajendra sebagai pembicara. Dengan pengalaman di bidang bisnis, kepemimpinan, dan business case competition, Fadhil membagikan perspektif serta pengalamannya dalam memahami, menganalisis, dan “meng-crack” sebuah business case secara efektif.
Kredibilitas Fadhil dalam bidang tersebut tercermin dari berbagai pengalaman dan pencapaiannya. Ia saat ini berperan sebagai CFO Export Tani, sekaligus merupakan Scrimba-certified Context Engineer dengan verified expertise dalam prompt architecture dan advanced AI context optimization. Selain itu, Fadhil pernah meraih predikat The Most Outstanding Student in Agribusiness, IPB University 2023, serta berhasil menjadi pemenang dalam dua international business case competitions.
Kehadiran AI menjadi salah satu fokus penting dalam sesi perdana ini. Peserta didorong untuk melihat AI bukan semata-mata sebagai alat untuk menghasilkan jawaban secara instan, melainkan sebagai teknologi yang dapat mendukung proses berpikir dalam mengidentifikasi masalah, menghasilkan insight, dan membangun alternatif solusi. Pendekatan tersebut menjadi semakin relevan dalam business case competition yang menuntut peserta untuk mampu mengolah informasi secara cepat sekaligus menghasilkan solusi yang logis dan bernilai bisnis.
Lebih dari sekadar sesi pembelajaran, “Crack the Business Case with AI” menjadi ruang bagi para peserta untuk mulai membangun pola pikir kompetitif dan analitis yang dibutuhkan dalam business case competition. Peserta didorong untuk datang dengan rasa ingin tahu, aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta berani menguji kemampuan mereka dalam menghadapi permasalahan bisnis.
Sebagai bagian dari rangkaian Business Case Catalyst 2026, sesi Day 1 ini menjadi fondasi awal sebelum peserta memasuki proses pembelajaran dan pengalaman praktis selanjutnya. Perpaduan antara skill training, praktik penyelesaian kasus nyata, serta sistem tracking kompetisi dirancang untuk membantu peserta tidak hanya memahami bagaimana sebuah business case diselesaikan, tetapi juga membangun kesiapan untuk benar-benar terjun ke dalam kompetisi.
Kolaborasi Business Case Catalyst 2026 bersama IPB Prestasi turut memperkuat ekosistem pengembangan mahasiswa di bidang prestasi dan kompetisi. Melalui akses terhadap pembelajaran yang terarah dan pengalaman praktis, program ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa IPB University untuk lebih berani mengambil peluang dalam business case competition serta mengembangkan kemampuan problem solving, strategic thinking, dan pemanfaatan teknologi dalam menghadapi tantangan bisnis.
Day 1 Business Case Catalyst 2026 menjadi titik awal perjalanan para Catalyzers untuk mengenal dunia business case secara lebih mendalam. Dengan bekal pengetahuan, pengalaman, dan pemanfaatan AI yang diperkenalkan sejak sesi pertama, para peserta diharapkan dapat melanjutkan perjalanan program dengan perspektif yang lebih tajam, kesiapan yang lebih matang, dan keberanian untuk mengubah setiap kasus menjadi peluang untuk belajar, berinovasi, dan berprestasi.


