Delegasi mahasiswa IPB University kembali mengukir prestasi membanggakan di level nasional. Tim yang beranggotakan tiga mahasiswi tangguh berhasil meraih predikat Juara 1 dalam ajang Economic Innovation for UKM (ECONOVA) 2026. Kompetisi ini berlangsung pada tanggal 8–9 Mei 2026 bertempat di Gedung ICT Universitas Diponegoro, Semarang. Kemenangan ini mempertegas posisi IPB University sebagai institusi yang produktif dalam mencetak inovator muda di bidang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
ECONOVA 2026 merupakan wadah kompetisi inovasi ekonomi bergengsi yang dirancang untuk memacu mahasiswa dalam menciptakan solusi konkret atas permasalahan ekonomi riil. Ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro ini telah menjadi barometer kreativitas mahasiswa di bidang ekonomi nasional. Dengan tema besar pengembangan UKM, ajang ini menantang para peserta untuk merumuskan strategi kreatif yang mampu mendorong usaha kecil dan menengah agar lebih adaptif, kompetitif, dan berdaya saing tinggi di tengah tantangan pasar global yang semakin terdigitalisasi.
Rangkaian kegiatan ECONOVA 2026 diawali dengan seleksi berkas dan business plan yang diikuti oleh ratusan tim dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia. Setelah melalui kurasi ketat, terpilihlah sejumlah finalis yang diundang langsung ke Semarang untuk melakukan presentasi produk dan inovasi di hadapan dewan juri yang terdiri dari akademisi, praktisi bisnis, dan perwakilan dari sektor perbankan.
Tim IPB University yang terdiri dari Qurrota Aini Syahidah, Yulia Cahya Ningrum, dan Aisha Nurfadhilla berhasil unggul setelah melewati berbagai tahapan seleksi tersebut. Inovasi yang mereka paparkan dinilai memiliki keunggulan dari segi orisinalitas serta potensi implementasi yang tinggi bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat. Mereka menawarkan model penguatan rantai pasok dan digitalisasi manajemen yang terintegrasi, yang dirancang khusus untuk membantu UKM lokal dalam meminimalisir biaya operasional sekaligus memperluas jangkauan pasar secara efektif.
Keberhasilan ini merupakan bagian dari semangat yang terus digelorakan oleh Direktorat Kemahasiswaan IPB University dalam mendukung talenta-talenta muda. Pencapaian ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan mengharumkan nama almamater melalui karya-karya yang bermanfaat bagi bangsa. Semangat ini sejalan dengan upaya IPB University untuk selalu menghadirkan solusi atas tantangan pembangunan nasional di berbagai sektor.
“Kami sangat bersyukur atas hasil ini. Semoga inovasi yang kami rancang dalam ajang ECONOVA ini tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar bisa menjadi jembatan bagi para pelaku UKM untuk naik kelas,” ujar perwakilan tim dalam sesi wawancara setelah pengumuman juara.
Dengan berakhirnya ajang ECONOVA 2026, Universitas Diponegoro sukses menutup perhelatan ini dengan melahirkan berbagai ide cemerlang dari mahasiswa. Bagi tim IPB University, kemenangan ini bukan sekadar prestasi medali, melainkan pembuktian bahwa intelektualitas mahasiswa mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
Penyelenggaraan dan keberhasilan dalam ajang ECONOVA 2026 ini sangat relevan dengan pencapaian SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kapasitas UKM sebagai pilar ekonomi nasional. Selain itu, inovasi yang ditawarkan tim IPB juga mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong transformasi digital pada sektor usaha kecil.


